Mengapa Bulan Rajab Disebut Bulan Istimewa?

M. Rizal Zunianto
rajab1_1643675538

Mulai Rabu (02/02/2022), umat Islam akan memasuki bulan Rajab di tahun 1443 H. Dan dalam banyak keterangan disebutkan bahwa Rajab termasuk bulan penting. Seistimewa apa bulan Rajab tersebut?

Tidak terasa umat Islam khususnya Nahdliyin atau warga Nahdlatul Ulama kembali memasuki bulan Rajab. Entah disadari atau tidak, perjalanan hidup serasa semakin cepat. Tiba-tiba saja kita bertambah tua. Tiba-tiba saja kita menapaki kembali bulan Rajab. Tiba-tiba saja kita akan menghadapi bulan Sya’ban lalu bulan suci Ramadlan. 

Sejatinya, tidak ada istilah “tiba-tiba”, karena waktu berjalan linier seperti lazimnya, kecuali timbul dari perasaan pribadi lantaran sikap abai alias tidak peduli. Bulan Rajab adalah bulan istimewa. Dalam kitab I‘anatut Thalibin dijelaskan bahwa “Rajab” merupakan derivasi dari kata “tarjib” yang berarti mengagungkan atau memuliakan. 

Masyarakat Arab zaman dahulu memuliakan Rajab melebihi bulan lainnya. Rajab biasa juga disebut “Al-Ashabb” (الأصب) yang berarti “yang mengucur” atau “menetes”. Dijuluki demikian karena derasnya tetesan kebaikan pada bulan ini. Bulan Rajab bisa juga dikenal dengan sebutan “Al-Ashamm” (الأصم) atau “yang tuli”, karena tidak terdengar gemerincing senjata pasukan perang pada bulan ini. 

Julukan lain untuk bulan Rajab adalah “Rajam” (رجم) yang berarti melempar. Dinamakan demikian karena musuh dan setan-setan pada bulan ini dikutuk dan dilempari sehingga mereka tidak jadi menyakiti para…………

Selengkapnya Kunjungi : https://jatim.nu.or.id/keislaman/mengapa-rajab-disebut-bulan-istimewa-r85KH

Baca Juga :  Khutbah Jumat : Menjelang Ramadhan, Tuntaskan Hutang Puasamu || Bahasa Jawa